Hari ini saya akan membahas dua orang yang sangat mempengaruhi kepopuleran seorang idol, aktor, dan para pekerja seni lainnya. Yakni, "Hater" dan "Fans" , kedua - duanya merupakan salah satu indikator penting penentu dari kepopuleran seseorang, jika jumlah "Fans" nya banyak, maka ia dapat dikategorikan sebagai seseorang yang populer dan disukai. Namun, jika jumlah "Haters" nya lebih banyak, maka ia merupakan seseorang yang kurang disukai, entah karena apa, tapi biasanya seorang "Hater" akan melontarkan berbagai alasan untuk mengokohkan pilihannya untuk tidak menyukai seorang pekerja seni. Berikut ini perbandingan antara "Hater" dengan "Fans".
1. Jika "Fans" menyukai sisi positif dari seorang idol/pekerja seni, seorang "Hater" umumnya kurang menyukai sisi negatif dari seorang idol/pekerja seni. Itulah sebabnya mengapa seorang "Hater" kurang menyukai/membenci seorang idol/pekerja seni, sisi negatifnya membuat mereka cenderung memilih untuk menjauhinya, tidak seperti pandangan seorang "Fans".
2. Pengetahuan dasar seorang "Hater" dan "Fans" terhadap seorang idol/pekerja seni hampir sama. Baik "Hater" maupun "Fans", mereka sama - sama tahun kelebihan dan kekurangan seorang idol, jadi kalau mereka bertengkar, nggak akan ada buntunya, dan pastinya akan terus memanjang.
3. "Hater" dan "Fans" itu sama, dan mereka dapat bertukar posisi kapanpun. Biasanya seorang "Fans" akan menjadi seorang "Hater" atau sebaliknya, ketika mereka mengalami suatu hal yang akhirnya membuat mereka mengambil keputusan untuk berubah. Mungkin karena ulah sang idola, atau ada hal lain yang menyokong pilihan untuk berubah, itulah sebabnya terkadang kita sering melihat ada seorang "Fans" yang berubah menjadi seorang "Hater", bahkan sebaliknya.
Namun, terlepas dari semua hal yang saya sebutkan diatas, "Hater" dan "Fans" adalah segalanya bagi seorang idol/pekerja seni. Tanpa mereka berdua, seorang idol/pekerja seni tidak akan terpacu untuk terus berkarya dan berusaha untuk disukai dengan memperbaiki kekurangannya, karena itulah seorang idol/pekerja seni harus membuka telinga dan tekun dalam meraih impiannya.
1. Jika "Fans" menyukai sisi positif dari seorang idol/pekerja seni, seorang "Hater" umumnya kurang menyukai sisi negatif dari seorang idol/pekerja seni. Itulah sebabnya mengapa seorang "Hater" kurang menyukai/membenci seorang idol/pekerja seni, sisi negatifnya membuat mereka cenderung memilih untuk menjauhinya, tidak seperti pandangan seorang "Fans".
2. Pengetahuan dasar seorang "Hater" dan "Fans" terhadap seorang idol/pekerja seni hampir sama. Baik "Hater" maupun "Fans", mereka sama - sama tahun kelebihan dan kekurangan seorang idol, jadi kalau mereka bertengkar, nggak akan ada buntunya, dan pastinya akan terus memanjang.
3. "Hater" dan "Fans" itu sama, dan mereka dapat bertukar posisi kapanpun. Biasanya seorang "Fans" akan menjadi seorang "Hater" atau sebaliknya, ketika mereka mengalami suatu hal yang akhirnya membuat mereka mengambil keputusan untuk berubah. Mungkin karena ulah sang idola, atau ada hal lain yang menyokong pilihan untuk berubah, itulah sebabnya terkadang kita sering melihat ada seorang "Fans" yang berubah menjadi seorang "Hater", bahkan sebaliknya.
Namun, terlepas dari semua hal yang saya sebutkan diatas, "Hater" dan "Fans" adalah segalanya bagi seorang idol/pekerja seni. Tanpa mereka berdua, seorang idol/pekerja seni tidak akan terpacu untuk terus berkarya dan berusaha untuk disukai dengan memperbaiki kekurangannya, karena itulah seorang idol/pekerja seni harus membuka telinga dan tekun dalam meraih impiannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar